Mencari Warisan: Pandan, Tapanuli Tengah Part 1


Perjalanan terbaru aku kali ini (10-07-2015) ke pantai-pantai di Tapteng (Tapanuli Tengah) - Sibolga. Perjalanannya ditempuh dari Medan - Sibolga dengan mengendarai Bus Makmur. Kami berdua berangkat dari Medan pukul 20.00 wib membelah malam menuju Sibolga selama 12 jam perjalanan Kota Medan - Kab. Deli Serdang - Kota Tebing Tinggi - Kab. Serdang bedagai, -Kabupaten Simalungun - Kota Siantar - Kabupaten Tobasa - Kab. Tapanuli utara - Kota Sibolga - Kab. Tapanuli Tengah.
Selama perjalanan membelah malam pandangan juga terbatas jadi lebih banyak tidurnya. Pukul 07.00 wib (11-07-2015) kami mulai melewati batu lubang yang menandakan kita mulai memasuki Kab. Tapteng dan bus harus melewati 2 batu lubang yang terbentuk akibat batuan besar, oleh sebab itu masyarakat menyebutnya batu lubang. Dulunya ada 3 batu lubang namun sudah runtuh. Di lubang yang ke-2 supir harus mahir karena goa (batu lubang) membentuk belokan jika tidak hati-hati maka akan tersangkut disisi batu lubang. Setelah melewati batu lubang kita disuguhi panorama perkampungan yang jarak rumahnya berjauhan. Memasuki Kota Sibolga kita akan disuguhi ramainya jalanan yang cukup sempit namun kondisinya bagus serta aktivitas penduduk dipinggir jalan yang merupakan daerah pemukiman penduduk dan tidak lupa background bukit-bukit yang merupakan bagian dari patahan semangko atau bukit barisan. Sesampainya di terminal Sibolga yang terlihat ialah jejeran angkot berwarna putih dan juga pedagang. Saya merasa unik melihat angkot berwarna putih dengan jenis mobil APV karena biasanya angkot di Medan berwarna merah, kuning, biru, hijau. Langsung capcus ke Pandan beristirahat sejenak. 

Air terjun Sibuni-buni atau Sihobuk (04.45 PM/ 11-07-2015)
Sihobuk Waterfall
Air terjun ini dikelola oleh pemerintah namun kurang diperhatikan sehingga hanya tenar pada masanya saja. Sekarang air terjun yang tersembunyi ini mulai kotor karena banyak masyarakat yang berkunjung membuang sampah sembarangan dan disekitar kolam dari air terjun ini telah dibentuk seperti kolam dengan membangun dinding-dinding pembatas agar para orang tua tidak khawatir anaknya berenang, namun tetap jangan coba-coba lengah dalam pengawasan. Air terjun ini menjadi lebih mirip air mancur ditaman karena telah dibuat dinding-dinding. Berhubung saya datang di musim kemarau maka debit air kecil dan sungai tidak benar-benar mengalir deras. Akses menuju tempat ini terbilang sulit karena jalannya yang masih tanah dan berbatu serta mendaki dan turunan juga melewati hutan yang sepi. Dikiri kanan jalan akan disuguhi tebing-tebing yang merupakan tanah podzolik merah kuningyang merupakan tanah yang kurang subur karena unsur hara lebih sering tercuci dan biasanya jenis tanag ini ada di Pegunungan Sumatera. Selain itu terdapat sungai dengan diameter yang besar didalam perjalanan menuju air terjun ini. Namun, sungai ini sudah dieksploitasi oleh masyarakt sekitar sebagai mata pencarian sehingga air di sekitarnya mulai tercemar dana tercampur longsoran tanah podzolik merah (tanah merah).

PLTA Sipansihaporas (06.10 PM/ 11/07/2015)
PLTA Sipansihaporas
PLTA ini berada dekat sungai besar yang memiliki berbagai batuan besar memnuhi hampir seluruh permukaan sungai. Di sungai besar ini berbagai aktivitas penduduk yang berada didesa ini seperti mencuci ataupun mandi dapat terlihat. Selain itu terdapat jembatan gantung terbuat dari kayu yang menghubungkan dua desa. Berhubung musim kemarau jadilah air sungai surut dan permukaan sungai dapat terlihat. Sebenarnya bebahaya jika melakukan aktivitas seperti mandi dan mencuci disekitaran PLTA karena bisa saja terhisap atau tenggelam disekitaran PLTA yang sudah dipasang bacaan "Daerah berbahaya" berwarna merah.

Pantai Pandan (06.50 PM/ 11-07-2015)
Sunset Pandan

Yeay!! Pantai walaupun udah kemalaman dan cuma lihat cahaya jingganya aja tetep ga neyesel ngabisin waktu di pantai sampai malam dan berbuka di pantai menikmati angin laut yang berhembus dari laut ke darat alias angin malam. Pantai Pandan memiliki beberapa tempat berteduh yang langsung menatap kearah pantai. Disini kita disuguhi pemandangan alam bukit dan pantai. Selain itu pantainya bersih dan pasirnya juga putih serta halus. Pantai Pandan termasuk dalam jejeran pantai barat sumatera yang umumnya berkarakteristik terjal.

Komentar